Perbedaan Trader dan Investor Saham Buat Cari Uang Jajan

Bahasainggrismania.com membahas tentang saham part 1.

Teman2, siapa yang sudah pernah mendengar kata saham? Ya saham. Saham / share / stock adalah salah satu instrumen keuangan berupa dokumen sebagai bukti kepimilikan atas sebuah perusahaan. Dengan membeli saham pada perusahaan tertentu itu berarti kita juga ikut memiliki perusahaan tersebut; meskipun jumlahnya sedikit.

Berbeda seperti jaman dulu, jaman sekarang ini kita sudah bisa membeli saham secara online, bahkan kabar yang saya dengar, buat kalian yang masih di bawah 17 tahun juga bakal diperbolehkan memiliki rekening sendiri; tp saat artikel ini saya tulis masih dalam proses pembahasan oleh otoritas; tinggal tunggu aja tanggal mainnya ya.

Cara jual beli saham sendiri cukup mudah. Tinggal melakukan registrasi ke salah satu broker lalu download aplikasinya dan kita sudah bisa melakukan transaksi secara reguler dimana saja asal ada jaringan internet; bisa dilakukan sambil minum kopi, bermain, tiduran, atau sambil melakukan bisnis lain. Modalnya juga nggak harus milyaran rupiah. Saat ini di beberapa broker sudah bisa buka rekening bahkan hanya dengan ratusan ribu saja.

Dalam pasar saham terdapat berbagai macam istilah dan sebagian besar berbahasa Inggris. Nah, yang ingin saya bahas kali ini adalah tentang perbedaan trader dan investor. Banyak sekali pendapat bahwa seseorang yang menanamkan modalnya di pasar saham disebut sebagai investor, padahal sebenarnya ada juga yang namanya trader.

Lalu apa perbedaan trader dan investor?


Di bawah ini adalah perbedaan trader dan investor berdasarkan lama waktu kepemilikan saham:

1. Trader, yaitu seseorang yang melakukan transaksi jual beli saham dalam jangka pendek. Bisa saja jam 09.10 membeli lalu beberapa menit kemudian menjual, beli pagi jual sore, beli sore jual besoknya, pokoknya nggak usah nunggu lama asal ada selisih harga antara saat membeli dan menjual langsung dilepas kembali; misal jam 09.10 beli saham Telkom (TLKM) sebanyak 1000 lembar dapat harga Rp. 3730, lalu 5 menit kemudian harga naik jadi Rp. 3800, karena sudah merasa untung (sebesar Rp. 70x1000 lembar) langsung kembali menjualnya. Keuntungan dari seorang trader tersebut dikenal sebagai capital gain.

Kenapa saham bisa di-trading-kan? Karena harga saham setiap hari, jam, menit, bahkan detik selalu berubah2 dan menurut agama hukumnya halal. Para trader akan mencoba mencari keuntungan dari perubahan harga tersebut. Perubahan harga itu sendiri dipengaruhi oleh banyak sedikitnya aksi jual beli oleh trader dan investor, selain karena digoreng oleh bandar.

2. Investor, yaitu seseorang yang membeli saham untuk disimpan dalam jangka waktu yang lama. Mungkin tahunan bahkan puluhan tahun sampai diwariskan ke anak2nya. Para investor biasanya fokus mengharapkan keuntungan dari laba usaha perusahaan tersebut yang sahamnya mereka miliki; misal dalam setahun sebuah perusahaan memperoleh laba bersih 32,4 triliun, maka laba tersebut sebagian dibagikan kepada mereka sesuai dgn jumlah saham yang mereka miliki. Keuntungan para investor tersebut dikenal sebagai dividend. Seorang investor pun juga bisa mendapatkan capital gain dari saham yang dia simpan selama bertahun2 itu apabila kinerja perusahannya bagus dan labanya meningkat, karena perusahaan dgn kinerja bagus otomatis sahamnya akan naik. Sama seperti trader, investor juga sebenarnya boleh menjual sahamnya kapanpun dia mau. Ini biasanya dilakukan apabila kinerja perusahaan kelihatan menurun bahkan mengalami kerugian, atau dengan alasan lainnya.

Meskipun keduanya berbeda, namun seorang trader juga bisa sekaligus menjadi investor dan begitu juga sebaliknya. Ini sebenarnya biasa dilakukan. Misalkan dia membeli saham A dan menyimpannya bertahun2 kemudian dia membeli saham B, C, D, E dll yang diperjual belikan dlm jangka pendek. Itu boleh dilakukan.

Dan satu lagi guys sebelum saya tutup artikel ini, bahwa trader dan investor yang melakukan aksi jual beli saham itu adalah lagi berbisnis bukan bermain seperti yang orang sering katakan selama ini.

Nah itu tadi perbedaan antara trader dan investor berdasarkan lama waktu kepemilikan saham. Kalian pilih menjadi yang mana? Kalo saya menjadi 2 2 nya.
loading...

Postingan Populer