Rumus, Contoh Kalimat Past future Tense Verbal dan Nominal Beserta Fungsi dan Pengertiannya

Pengertian Past Future Tense


Past future tense berasal dari kata "past" yang berarti lampau, "future" yang berarti masa depan dan "tense" yang berarti waktu/masa. Jadi past future tense berarti kata kerja bentuk lampau yang menerangkan suatu kejadian yang akan terjadi. Hampir sama dengan simple future tense, tenses ini juga digunakan untuk menyatakan keinginan, membuat prediksi, membuat pengandaian/ conditional sentence type 2 serta meminta/memberi tawaran dalam bentuk kalimat tanya. Bedanya, simple future tense benar-benar menunjuk waktu masa depan yang belum terjadi, sedangkan past future tense menunjuk masa depan tetapi sudah lewat.

Past future tense, sebagai contoh, akan sering kita jumpai dalam cerita novel, cerpen, legenda atau diary pribadi. Misal dalam menulis diary, kita ingin menjelaskan hal yang ingin kita lakukan beberapa hari sebelumnya namun tak kesampaian karena suatu hal lain, maka tenses inilah yang digunakan, yang tentu saja digabungkan dengan tenses bentuk past yang lain.

Contoh dalam diary:
  • Yesterday, actually I would go to Salsa's house but she said that she was busy, so I canceled it (Kemarin sebenarnya aku akan pergi ke rumahnya Salsa tetapi dia mengatakan bahwa dia lagi sibuk, jadi aku mengurungkan niatku itu)
Clause "Yesterday, actually I would go to Salsa's house" merupakan past future tense yang menerangkan suatu keinginan yang akan dilakukan namun di masa lampau.

Rumus Past Future Tense


Masih sama dengan simple future tense, dalam menyusun kalimat verbal dan nominal, tenses ini juga mempunyai dua (2) rumus yang bisa digunakan, yaitu dengan modal auxiliary verb (modals) dan be+going+to. Jika simple future menggunakan modals "will/shall" maka tenses ini menggunakan modals "would". Jika simple future menggunakan to be "am,is,are" dalam rumus be+going+to, maka ini menggunakan "was dan were">

Baca juga:

Rumus Kalimat Verbal


1. Dengan would:
  • Positive: S+ would+ verb 1 (bare infinitive)+ O/Adv
  • Negative: S+ would not+ verb 1+ O/Adv
  • Interrogative-Positive: Would+ S+ verb 1+ O/Adv
  • Interrogative-Negative: Would+ not+ S+ verb 1+ O/Adv

a. Contoh positive:
  • We would call on your house last week (Kami akan mampir ke rumahmu minggu lalu)
  • Henry said that he would stay in Jakarta (Henry bilang dia akan tinggal sementara di Jakarta)
  • I would submit my assignment yesterday- but my lecturer was going to Singapore (Aku akan menyerahkan tugasku kemarin tetapi dosenku sedang pergi ke Singapura)
  • She would buy that expensive bag- if I didn't forbid her (Dia akan membeli tas mahal itu seandainya aku tak melarangnya)
  • Antonio would arrive last month- if he wasn't getting sick (Antonio akan tiba bulan lalu seandainya dia tidak sedang sakit)

b. Contoh negative:
  • We wouldn't call on your house (Kami tidak akan mampir ke rumahmu)
  • Henry said that he wouldn't stay in Jakarta (Henry bilang dia tidak akan tinggal sementara di Jakarta)
  • I wouldn't submit my assignment yesterday- although my lecturer had been at the campus (Aku tidak akan menyerahkan tugasku kemarin meskipun dosenku sudah di kampus)
  • She wouldn't buy that expensive bag- because she had no money (Dia tidak akan membeli tas mahal itu karena dia tak punya uang)
  • Antonio wouldn't arrive last month- because he's getting sick (Antonio tidak akan tiba bulan lalu karena dia sedang sakit)

c. Contoh interrogative-positive:
  • Would you call on his house? (Akankah kalian mampir ke rumahnya?)
  • Would Henry stay in Jakarta? (Apa Henry akan tinggal sementara di Jakarta?)
  • Would you submit your assignment yesterday- even though you'd known that your lecturer was in Singapore? (Apa kamu akan menyerahkan tugasmu meskipun kamu sudah tahu kalo dosenmu sedang di Singapore?)
  • Would she buy that expensive bag- even though she had no money? (Apakah dia akan membeli tas mahal itu meskipun dia tak punya uang?)
  • Would Antonio arrive last month- if he wasn't getting sick? (Apakah Antonio akan tiba bulan lalu seandainya dia tidak sakit?)

d. Contoh interrogative-negative:
  • Wouldn't you call on his house? (Tidakkah kalian akan mampir ke rumahnya?)
  • Wouldn't Henry stay in Jakarta? (Tidakkah Henry akan tinggal sementara di Jakarta?)
  • Wouldn't you submit your assignment yesterday- even though your lecturer had asked you? (Apakah kamu tidak akan menyerahkan tugasmu kemarin meskipun dosenmu sudah memintamu?)
  • Wouldn't she buy that expensive bag? (Apakah dia tidak akan membeli tas mahal itu?)
  • Wouldn't Antonio arrive last month- even though he wasn't getting sick? (Apakah Antonio tidak akan tiba bulan lalu meskipun dia tidak sedang sakit?)

* Untuk meminta:
  • Would you read this book for me? (Maukah kamu membacakan buku ini untukku?)

2. Dengan be going to:
  • Positive: S+ be+ going+ to+ verb 1 (bare infinitive)+ O/Adv
  • Negative: S+ be+ not+ going+ to+ verb 1+ O/Adv
  • Interrogative-Positive: Be+ s+ going+ to+ verb 1+ O/Adv
  • Interrogative-Negative: Be+ not+ S+ going+ to+ verb 1+ O/Adv

Notes:
  • Be yaitu was dan were. Was untuk subjek I dan 3rd singular person (she,he,it) dan were untuk subjek plural dan you (kamu)
  • Be going to berarti "akan segera" bukan hanya "akan"

Contoh:
  • Positive: They were going to wake up (Mereka akan segera bangun)
  • Negative: They weren't going to wake up (Mereka tidak akan segera bangun)
  • Interrogative-Positive: Were they going to wake up? (Apakah mereka akan segera bangun?)
  • Interrogative-Negative: Weren't they going to wake up? (Tidakkah mereka akan segera bangun?)

Rumus Kalimat Nominal


Rumus nominal hanya tinggal menambahkan "be" saja dibelakang "would" dan "be going to", dan kemudian diikuti noun/ adjective atau preposition phrase (adverb), bukan lagi verb 1.

1. Dengan would:
  • Positive: S+ would+ be+ Noun/Adj/Adv
    • Malin Kundang would be a rebillion child (Malin Kundang akan menjadi anak durhaka)
  • Negative: S+ would+ not+ be+ Noun/Adj/Adv
    • Malin Kundang wouldn't be a rebillion child (Malin Kundang tidak akan jadi anak durhaka)
  • Interrogative-Positive: Would+ S+ be+ Noun/Adj/Adv
    • Would Malin Kundang be a rebillion child? (Akankah Malin Kundang menjadi anak durhaka?)
  • Interrogative-Negative: Would+ not+ S+ be+ Noun/Adj/Adv
    • Wouldn't Malin Kundang be a rebillion child? (Tidakkah Malin Kundang akan menjadi anak durhaka?)

Untuk menjelaskan kalau kita akan punya sesuatu, hilangkan 'be' dan ganti dgn 'have'
Contoh:
  • They would have a new king (Mereka akan punya raja baru)
  • Would they have a new king? (Akankah mereka punya raja baru?)

2. Dengan be going to:
  • Positive: S+ be (was/were)+ going+ to+ be+ Noun/Adj/Adv
    • He was going to be a stone (Dia akan segera menjadi batu)
  • Negative: S+ be+ not+ going+ to+ be+ Noun/Adj/Adv
    • He wasn't going to be a stone (Dia tidak akan segera menjadi batu)
  • Interrogative-Positive: Be+ S+ going+ to+ be+ Noun/Adj/Adv
    • Was he going to be a stone? (Akankah dia segera menjadi batu?)
  • Interrogative-Negative: Be+ not+ S+ going+ to+ be+ Noun/Adj/Adv
    • Wasn't he going to be a stone? (Tidakkah dia akan segera menjadi batu?)

Tambahan:
* Rumus active-passive voice sbb:
  • S+ would+ verb 1 (bare infinitive)+ O
    • Kentung would burn the leaves (Kentung akan membakar dedaunan itu)
  • Passive: O+ would+ be+ verb 3 (past participle)+ by+ S
    • The leaves would be burned by Kentung (Dedaunan itu akan dibakar Kentung)

Untuk melihat rumus active-passive voice yang lebih mendetail silahkan buka link ini , atau buka link ini jika ingin mengetahui perbedaan penggunaan modal auxiliary (will-would) dengan be going to.

Demikian pembahasan tentang rumus verbal dan nominal kalimat past future tense, semoga bisa dipahami dan bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan mengisi di kolom komentar.
loading...

Postingan Populer