Pengertian Non Finite Verb dan Contoh Kalimatnya

Pengertian Non-Finite Verb


Non-finite verb yaitu kata kerja yang tidak terpengaruh oleh perubahan tenses maupun subject. Merupakan lawan dari finite verb, kata kerja ini bukan merupakan kata kerja utama (main verb) namun hanya berfungsi sebagai kata keterangan, sifat atau benda.

Bentuk Non-finite Verb


Non-finite verb terdiri dari lima (5) bentuk, yaitu: bare infinitive, full infinitive, past participle, present participle dan jerund.

Bare Infinitive


Bare infinitive merupakan kata kerja bentuk 1 (verb 1) yang biasanya digunakan bersamaan dengan modal auxiliary verb (will, must, can, may, should, dll) atau sebagai kata kerja kedua dalam sebuah clause/ kalimat. Dalam kalimat, bare infinitive fungsinya sebagai adverb atau predicator.

Contoh:
  1. Dengan modals, lihat verbs "try" dan "call"
    • We must try again (Kita harus mencoba lagi)
    • Should I call you? (Haruskah aku menelefonmu?)
  2. Sebagai kata kerja kedua, lihat verb "go" dan "do"
    • Let him go (Biarkan dia pergi)
    • Make them do it! (Buat mereka melakukan itu!)

Full Infinitive


Full infinitive atau to-infinitive merupakan kata kerja kedua (sama dengan bare infinitive) namun didahului dengan preposition "to" di depannya. Dalam kalimat, infinitive bisa berfungsi sebagai adverb, adjective atau noun (berupa subjek/objek).

Contoh:
  • I want to see you (Aku ingin melihatmu)
  • I come to meet you (Aku datang untuk menemuimu)

Past Participle


Merupakan kata kerja bentuk ketiga (verb 3)- bisa berupa regular atau irregular verb. Digunakan bersamaan dengan auxiliary verb (baik primary atau modal auxiliary verb) dan berfungsi sebagai predicator dan kata sifat di dalam sebuah clause/ kalimat.

Contoh, perhatikan verb left, used, tired dan bored.
  • Mr. Edo and his wife have left the hotel (Pak Edo dan istrinya sudah meninggalkan hotel)
  • This can be used as a reference (Ini dapat digunakan sebagai sebuah referensi)
  • I'm tired (Aku lelah)
  • He will soon be bored (Dia akan segera bosan)

Selain dalam clause/ kalimat, past participle juga berfungsi sebagai kata sifat dalam noun phrase.

Contoh:
  • The car bought by my father is expensive (Mobil yang dibeli ayahku harganya mahal)
  • The novel written by Panji consists of 10 chapters (Novel yang ditulis Panji terdiri dari 10 bab)
    • "bought" dan "written" merupakan non-finite verb yang berfungsi sebagai kata sifat (adjective) yang menjelaskan mobil yang mana? novel yang mana?

Lihat juga:

Present Participle


Merupakan kata kerja dasar dengan imbuhan ing (verb1+ing). Digunakan dalam tenses bentuk continuous bersamaan dengan auxiliary verb. Berfungsi sebagai predicator dan kata sifat dalam sebuah clause/ kalimat.

Contoh, perhatikan verb playing, listening, confusing dan interesting.
  • I'm playing chess with Gayus (Aku sedang bermain catur dengan Gayus)
  • Adit has been listening the music since 3 hours ago (Adit sudah mendengarkan musik sejak 3 jam lalu)
  • It's confusing (Itu membingungkan)
  • The movie was interesting (Filmnya menarik)

Seperti past participle, present participle juga berfungsi sebagai kata sifat dalam noun phrase.

Contoh:
  • The man standing up at the door is my younger brother (Lelaki yang berdiri di pintu itu adikku)
  • Sudarto was a smiling-general (Soedarto merupakan seorang jenderal yang suka tersenyum)
    • "standing up" dan "smiling" merupakan non-finite verb yang berfungsi sebagai kata sifat menjelaskan lelaki yang mana? jendral yang bagaimana?

Jerund


Sama dengan present participle (verb1+ing) namun fungsinya hanya sebagai kata benda (noun), bukan sebagai kata kerja lagi atau kata sifat. Dalam kalimat, jerund bisa berperan sebagai subject, object atau complement. Jerund disebut juga verbal noun.

Contoh:
  • Fishing is my hobby (Memancing merupakan hobiku)
  • Mega likes cooking (Mega suka memasak)
  • Thank you for your coming (Terima kasih atas kedatanganmu)

Demikianlah pembahasan tentang Non-finite verb, semoga bermanfaat untuk semua.

Baca juga:
loading...

Postingan Populer